KEPRI – Speedboat Evelyn Calisca 01 yang tenggelam diduga menghantam tunggul nipah yang hanyut.
Dugaan penyebab lainnya sebagaimana informasi yang diperoleh, disebabkan over atau kelebihan kapasitas penumpang dan faktor alam, sehingga mengakibatkan kapal tidak stabil dan tidak dapat dikendalikan yang mengakibatkan kapal terbalik.
SB Evelyn Calista 01 mengalami kecelakaan setengah jam setelah lepas dari Pelabuhan Tembilahan, Riau tujuan Tanjung Pinang, Kepri pada, Kamis (27/4/2023) siang. Kapal tersebut terbalik atau tenggelam di sekitar perairan Pulau Guntung, Provinsi Riau.
Sampai saat ini masih dilakukan pencarian terhadap penumpang yang tenggelam akibat kejadian tersebut.
Masih berdasarkan informasi didapat, SB Evelyn Calista 01 dinahkodai (kapten) atas nama Saran usia 42 tahun, warga Parit 13 Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau.
Kemudian, untuk penumpang yang selamat berjumlah 23 orang, meninggal dunia 5 orang dan 4 orang masih belum ditemukan.
Kronologis kejadian laka laut teesebut yang diperoleh rcmnews,
pada Kamis tanggal 27 April 2023 sekitar pukul 10.10 WIB kapal berangkat dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan dengan penumpang sekitar 61 orang termasuk anak-anak yang dinahkodai Saran dan 5 ABK orang dengan tujuan Tanjung Pinang dan akan singgah di Sungai Guntung untuk mengambil penumpang.
BACA JUGA: Daftar Nama-nama Penumpang Kapal Evelyn Calista 01 yang Tenggelam
Sekitar pukul 12.30 WIB kapal bersandar di Pelabuhan Syahbandar HK Sungai Guntung Kecamatan Kateman untuk mengambil penumpang dengan tujuan Tanjungpinang. Pukul 13.00 WIB kapal bertolak kembali menuju Tanjungpinang dengan muatan penumpang sekitar 71 orang dan pada saat itu cuaca di laut cukup baik.
Setelah japal berjalan sekitar 15 menit di perairan Sungai Tawar Kecamatan Kateman kapal menghantam tunggul nipah yang hanyut di perairan sehingga mengakibatkan kapal tidak terkendali dan akhirnya terbalik lalu tenggelam.



