KARIMUN – Sebanyak 117 peserta atau qori-qoriah dari 7 Kabupaten dan Kota mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) X Provinsi Kepri tahun 2023.
STQH X dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di astaka utama panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Selasa (9/5) malam.
Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Marlin Agustina mengatakan, pelaksanaan STQH X jangan hanya terjebak pada seremonial kegiatan.
Tapi semua peserta harus bermusabaqoh, berlomba dan menunjukan kualitas yang terbaik bukan hanya dalam arena STQH, juga dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi yang terbaik akhlak dan amalnya
“STQH X diharapkan dapat membangun masyarakat Provinsi Kepri yang qurani, religi, rukun dan damai,” pinta, Marlin yang juga sebagai Ketua Umum Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepri dalam laporannya pada acara pembukaan STQH X di Coastal Area Karimun.
BACA JUGA: STQH Kepri 2023 di Karimun Berikan Dampak Positif Bagi Ekonomi Masyarakat
Ia berharap, kualitas penyelenggaraan STQH X Provinsi Kepri di Karmun meningkat, dan mengembangkan potensi putra-putri daerah agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kepada seluruh dewan hakim, kedepankan kejujuran dan amanah dalam melakukan tugasnya masing-masing,” pesan Wagub Marlin.
Disampaikannya, STQH X Provinsi Kepri sebagai persiapan mengikuti STQ tingkat Nasional di Provinsi Jambi pada bulan Oktober 2023 mendatang.
Untuk itu, Marlin menegaskan kepada LPTQ Provinsi Kepri harus lebih intensif lagi dalam pembinaan qori-qoriah, hafiz-hafizah yang menjadi duta Provinsi Kepri pada STQH tingkat Nasional di Provinsi Jambi.
“Siapkan tenaga pembina dan pelatih yang profesional, serta melakukan pusat pelatihan (TC) secara berkesinambungan guna memberikan pelatihan dan pembinaan kepada peserta,”



