RCMNEWS.ID, KARIMUN — Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri terus mengalami penambahan.
Tercatat dari tanggal 10-16 Juli 2021, positif Covid-19 bertambah 181 orang di daerah tersebut. Sementara pasien sembuhnya 149 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia 1 orang.
Penambahan positif terbarunya pada, Jumat 16 Juli 2021 sebanyak 28 orang. Terdiri dari 14 kasus konfirmasi bergejala dan 14 lagi tanpa gejala. Untuk yang selesai isolasi atau sembuh di tanggal itu bertambah 18 pasien.
“28 positif baru berasal dari 5 wilayah yakni Kecamatan Karimun 7 orang, Meral 9, Meral Barat 2, Tebing 4 dan Durai 6,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi.
Baca Juga: Ketua Apindo Karimun Apresiasi Pengusaha yang Sudah Vaksin Covid-19
Dikatakannya, kasus aktif Covid-19 di daerahnya saat ini sebanyak 213 yang sehari sebelumnya 203.
Terbanyak pertamanya di Kecamatan Meral 67 pasien, disusul Kecamatan Tebing 36 pasien, kemudian Kecamatan Karimun 34 pasien.
Sebaran kasus aktif di wilayah lainnya, Kundur Barat 21 pasien, luar wilayah 27 pasien, Meral Barat 13 pasien, Kundur 5 pasien, Kundur Utara 2 pasien, Durai 6 pasien, Ungar 2 pasien.
“203 pasien positif, 99 isolasi mandiri, 78 isolasi terpusat dan 36 rawat inap di rumah sakit,” ucap Rachmadi.
Total kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai dengan 16 Juli 2021 Kabupaten Karimun 2.709. Rinciannya 2.443 pasien sembuh dan 53 pasien meninggal dunia.
Kasus Covid-19 Kabupaten Karimun di Level 3
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebutkan, meningkatnya kasus Covid-19 seminggu terakhir ini di daerahnya dari klaster keluarga dan perusahaan.
“Kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun berada di level 3. Apabila sudah level 4, akan diterapkan PPKM darurat,” ungkapnya saat diwawancara wartawan, Kamis 15 Juli 2021.

Dikatakan Rafiq, hasil keputusan dalam rapat koordinasi bersama pihak-pihak terkait, warung kopi dan tempat hiburan tetap buka, tapi kapasitasnya kembali dikurangi dari 50 persen menjadi 25 persen.
Baca Juga: Breaking News! Enam Rumah Warga di Kecamatan Singkep Lingga Hangus Terbakar
Sedangkan pekerjaan perkantoran seperti di Kantor Bupati, kehadiran pegawai yang masuk juga 25 persen.
Kemudian pelayanan kesehatan dan pelayanan dasar, tetap seperti biasanya.
“Pengunjung tempat wisata dibatasi, diberlakukan jam malam sampai pukul 21.00 WIB. Pasien yang isolasi mandiri dan isolasi terpusat diawasi dengan ketat,” kata Rafiq mengakhiri.



