Karimun – Lampion menjadi identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Lampion biasanya digantung di depan sebuah bangunan atau jalan sebagai simbol untuk mengusir roh jahat.
Tahun Baru Imlek 2575 dirayakan pada, Sabtu 10 Februari 2024. Perayaan tahun baru imlek berakhir dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15.
Lampion yang terpasang di atas sepanjang jalan Kecamatan Karimun dan Kecamatan Meral, membuat daerah berjuluk Bumi Berazam semakin terlihat indah.
Namun lampu lampion yang dipasang dan menerbangkannya juga bisa menimbulkan bahaya, serta menjadi penyebab listrik padam.
PLN ULP Tanjung Balai Karimun mengingatkan agar pemasangan lampu lampion tidak berdekatan dengan jaringan listrik.
Baca: Listrik Aman saat Imlek dan Pemilu 2024, PLN Karimun: Gangguan Tak Bisa Kita Prediksi
“Jarak aman pemasangannya 3 meter dari jaringan listrik. Sudah ada yang kami tegur dan mereka merendahkan ketinggiannya,” ujar Supervisor Teknik PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Roni Candra, Sabtu 10 Februari 2024.
Dikatakannya, imbauan tersebut dilakukan untuk menghindari risiko gangguan pada jaringan listrik, serta menjaga keselamatan masyarakat umum.
Untuk itu, Roni meminta kepada masyarakat mematuhi imbauan penting tersebut.
Ia juga mengharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga keamanan jaringan listrik dan mencegah potensi bahaya listrik.
“Kami juga mengharapkan peran aktif dari masyarakat untuk melaporkan apabila ada potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar melalui PLN Mobile atau Contact Center PLN 123,” imbau Roni.



