Karimun – Pasokan cabai di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini melimpah.

Hal ini tentu berdampak terhadap harga jualnya. Kini harga cabai di Pasar Puan Maimun Karimun turun drastis.

Selain dari petani lokal, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, cabai juga ada didatangkan dari Medan, Pekanbaru, Padang, Lombok dan Jawa.

“Stok cabai saat ini melimpah, petani lokal kita juga lagi panen,” ujar Plt Kabid Perdagangan Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun Vandarones Purba, Kamis 7 November 2024.

Ia menyampaikan, cabai merah keriting yang sebelumnya dijual Rp 40.000 kini Rp 33.667 per kilogram (Kg).

Baca: Polres Karimun Panen Cabai di Lahan Ketahanan Pangan Polsek Meral

Kemudian, harga cabai rawit merah dari Rp 57.500 menjadi Rp 43.000 per kg. Sedangkan cabai rawit hijau sebelumnya Rp 40.000 kini Rp 34.667 per kg.

“Harga cabai mulai turun sejak 31 Oktober lalu,” kata Kabid ESDM tersebut.

Vandarones melanjutkan, selain cabai juga ada beberapa jenis bahan pokok (bapok) lainnya mengalami penurunan harga.

“Bawang bombai, tomat dan kangkung saat ini turun harga Rp 1.000 sampai Rp 3.000 per kg nya,” ucapnya.

Vandarones menegaskan, pihaknya akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapok secara langsung ke pasar tradisional, ritel modern, pengecer, pedagang juga distributor.

“Secara umum harga bapok relatif stabil,
stoknya juga aman,” tuturnya.

Baca: Rutan Karimun Edukasi Warga Binaan Tentang Bahaya Narkoba

Dari data yang diterima, jenis bapok yang mengalami kenaikan harga, yaitu bawang merah sebelumnya Rp 35.333 per kg menjadi Rp 44.333.

Bawang putih honan Rp 34.000 kini Rp 34.667 per kg. Sawi hijau dari Rp 15.000 menjadi Rp 18.000 per kg. Ketimun dari Rp 12.000 menjadi Rp 15.000 per kg. Kacang panjang dari Rp 10.000 ke Rp 15.000 per kg.