RCMNEWS.ID, KARIMUN – Siswa SMK Negeri 2 Karimun, Provinsi Kepri mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2020/2021 selama dua hari dari 29-30 Maret 2021.

Kendati masa pandemi, dengan mengikuti protokol kesehatan para siswa kelas 12, diuji kompetensinya untuk mangakhiri masa belajar selama 3 tahun sekokah.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa akan dapat melihat hasil kemampuannya, dan kedepan dapat meningkatkan ilmu serta akan meneruskan kejenjang pendidikan lanjut diberbagai perguruan tinggi yang ada ditanah air bagi yang lulus UKK.

“Kita berharap melalui uji kompetensi ini, siswa akan mengerti potensi dan kemampuan yang ada pada dirinya sesuai dengan keahliannya,” ujar Supini, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Karimun, Selasa 29 Maret 2021.

Dijelaskannya, UKK diikuti sebanyak 144 siswa yang terdiri dari 26 siswa jurusan tata boga, 24 perhotelan, 34
perkantoran, 32 bisnis daring pemasaran dan 28 usaha perjalanan wisata.

BACA JUGA: Polri Bersama BC Gagalkan Peredaran 42,3 Kg Sabu dan 85 Ribu Ekstasi

“Tim penguji selain dari istansi pemerintah terkait seperti Dinas Pariwisata Karimun dan Kantor Kepegawaian, juga ada dari industri perhotelan Karimun City Hotel diwakili Ahmad Suhartoni Damanik dan Hotel Royal Ruslan,” ungkapnya.

Maria Oktavia, siswa jurusan tata boga menyampaikan, selama mengikuti UKK dirinya harus belajar dengan baik dari cara menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, mempelajari komposisi bahan yang dibutuhkan.

Kemudian, menyesuaikan tata letak makanan, membuat komposisi letak makanan, belajar membuat menu dan cara mengolah makanan dengan baik.

“Saya berharap dengan ilmu yang didapat di SMK Negeri 2 Karimun, dapat diterapkan di dunia kerja,” pinta Maria.

BACA JUGA: Awas! Pegawai Lingga yang Tak Disiplin Terancam Dipecat

Untuk diketahui, SMK Negeri 2 Karimun saat ini sudah terlihat jauh perubahan dari tahun ketahun. Bahkan fasilitas yang ada saat ini, sudah tergolong mewah dan presentatif buat memproduksi sumber daya manusia (SDM), khususnya dibidang dunia jasa perhotelan.

Kemampuan para tenaga pendidik di sekolah tersebut, sudah berpengalaman sesuai dengan bidangnya. (red/rcm)