KARIMUN – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) memeriahkan showcase/bazar UMKM di depan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri, Kamis (11/5/2023).

Turut hadir dalam kesempatan itu diantaranya Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Indra Soeparjanto dan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Batam, Anton Listyanto.

“Ada sekitar 25 UMKM binaan Kemenkeu terdiri dari binaan bea cukai, pajak dan sebagainya,” ujar Kepala Kanwil DJBC Khsusus Kepri, Prioyono Triatmojo.

Dikatakannya, pelaku usaha mikro yang mengikuti showcase/bazar UMKM merupakan pelaku usaha mikro unggulan.

Produk yang ditampilkan sudah dipasarkan tidak hanya di Provinsi Kepri, tapi juga di Malaysia dan Singapura.

“Seperti kerupuk dari Kecamatan Moro (Kerupuk Kenara) telah memasuki pemasaran ke Singapura. Dari awal nilai ekspornya tidak gede tapi selalu kita bantu dan eksistensi, sebelum tahun 2022 sudah mencapai Rp 1 miliar kita ekspor ke Singapura. Dan hingga April 2023 nilainya meningkat 2 kali lipat mencapai Rp 2,5 miliar,” ungkap Prioyono Triatmojo.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Indra Soeparjanto menyampaikan, pembinaan UMKM di bawah binaan Kemenkeu dilakukan bersama-sama.

BACA JUGA: Pemkab Karimun Terima Penghargaan Terbaik ke 1 Pengelolaan DAK Fisik

“Misalnya pelaku UMKM butuh kredit, prigram kami dari DJPb bisa memfasilitas mempertemukan dengan pihak bank, kemduian dari Bea Cuka melakukan pelatihannya. Dengan demikian, enegri yang ada di Kemenkeu bisa menyatu dan mendorong UMKM bisa terus berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim berharap, dengan adanya showcase/bazar UMKM tersebut akan terwujud pelaku usaha mikro yang berdaya saing dan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Showcase/bazar UMKM merupakan bukti nyata bahwa berbagai pihak memberikan perhatian yang semakin besar terhadap pembinaan dan pengembangan pelaku usaha mikro di Kabpaten Karimun,” katanya.