BATAM – TNI manunggal Membangun Desa (TMMD) akan kembali digelar di wilayah Kota Batam, Provinsi Kepri. Tahun 2023 ini, program ini akan digelar di Kavling Seraya Kelurahan Sambau, Nongsa.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung penuh penyelengaraan TMMD. Hal ini seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“TMMD ini sudah menjadi agenda sinergis dan sudah berlangsung lama antara Pemko Batam dan TNI Polri. Sudah berlangsung lama,” ucap Amsakar usai Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD Ke -116 Tahun Anggaran 2023 via online di Ruang Data Makodim 0316/Batam, Rabu (4/5/2023).

Amsakar membersamai Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto juga Dandim 0316 Batam Letkol Inf Galih Bramantyo. Hadir juga, Ketua DPRD Batam Nuryanto.

Amsakar menyebutkan, TMMD tahun ini, Pemko Batam dan disetujui DPRD Batam menggelontorkan dana Rp 2,2 miliar untuk kegiatan fisik TMMD. Selain program fisik, Pemko Batam melalui OPD juga mendukung program non fisik sesuai bidangnya masing-masing.

“Pada prinsipnya Pemko Batam bersama DPRD batam, siap untuk mensupport TMMD,” kata dia.

Rakornis ini, pada prinsipnya membahas mekanisme, standar, prosedur yang kemudian dijabarkan kementerian dan lembaga terkait. “Seperti tahun sebelumnya, kami meyakini TMMD akan berjalan lancar. Dan tentunya akan membawa manfaat bagi masyarakat. Terimakasih TNI Polri,” ucap Amsakar.

BACA JUGA: Polisi Gagalkan Peredaran HP Ilegal di Batam, Puluhan Iphone Disita

Senada dengan yang disampaikan Amsakar, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto menyebutkan, dalam rapat ini kementerian dan lembaga menyampaikan sejumlah paparan. Dari prosedur peganggaran hingga memperteguhkan komitmen menyukseskan TMMD.

“Dalam hal ini, Kodim Batam menjadi salah satu sasaran (lokasi) program TMMD. Mulai 10  Mei sampai 8 Juni. dengan program fisik dan non fisik,” ungkap Danrem.

BACA JUGA: Dandim 0317/TBK dan Prajurit Lari Hingga Tunjukkan Kemampuan Renang Militer

Adapun program yang rencananya akan dilakukan yakni, pelebaran dan semenisasi jalan dengan panjang 1.448 meter dengan lebar 3,2 meter hingga 4,3 meter.

Lalu, pembangunan pemasangan saluran U40 panjang 345 meter, juga pembangunan gorong-gorong dengan panjang 4 meter.

Selain fisik, juga ada kegiatan non fisik seperti penyuluhan hukum, kesehatan, bahaya narkoba, bahaya radikalisme, penyuluhan KB Kes, ekonomi kreatif hingga penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara.