Karimun – Pemkab Karimun memastikan ketersediaan stok dan pendistribusian gas elpiji 3 kg di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri aman.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun Vandarones Purba, Sabtu 15 Juni 2024.
Dikatakannya, gas bersubsidi tersebut yang sudah di isi ulang datang atau masuk ke Karimun dari pertamina per tanggal 15 Juni 2024 sebanyak 37 loading order (LO).
Gas berjumlah 20.720 tabung itu saat ini sedang dilakukan pembongkarannya dari kapal untuk dimuat ke truk pengangkut. Kemudian dibawa ke agen lalu baru di distribusikan ke pangkalan.
“Semalam yang masih belum bongkar ada sisa 4 LO atau 2.240 tabung. Ditambah dengan yang baru ada sebanyak 22.960 tabung. Jadi ketersediaan stok gas elpiji 3 kg di Kabupaten Karimun aman,” ujar Vandarones.
Ia menyebutkan, truk pengangkut sudah bertambah. Namun proses pembongkaran gas melon tersebut tidak dapat dilakukan dengan cepat, karena ada beberapa hal yang menjadi kendala.
Baca: Bupati Rafiq Kaget Dengar Kabar Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Karimun
“Truknya sudah ditambah, namun kapasitas pelabuhan bongkar muat terbatas. Kendala lainnya air laut sedang surut jadi kapal tidak bisa masuk untuk bersandar ke pelabuhan,” tutur Vandarones.
Dia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun tidak perlu khawatir dan tidak melakukan panic buying (membeli dalam jumlah banyak).
“Setiap hari gas elpiji 3 kg ada. Tidak ada kelangkaan, pasokannya aman dan terjamin, masyarakat tak perlu khawatir,” kata Vandarones.
Disampaikannya, kebutuhan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Karimun per harinya sekitar 6.260 tabung atau 187.800 per bulannya.
“Pertamina menyiapkan kouta gas elpiji 3 kg untuk Kabupaten Karimun sampai 200 ribu tabung, jumlah ini tidak pernah habis dikarenakan ada 25 ribu tabung kita yang rusak. Tahap pertama pertamina mulai mengganti 5 ribu tabung. Banyaknya tabung yanng rusak juga bisa jadi penyebab terjadinya kelangkaan,” katanya mengakhiri.



