Karimun – Hujan dengan berintensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri belakangan ini.

Masyarakat Kabupaten Karimun diminta untuk tetap waspada dengan cuaca yang tidak menentu saat ini.

Selain mewaspadai terjadinya bencana seperti gelombang laut tinggi, banjir, longsor dan pohon tumbang.

Potensi gangguan dan bahaya listrik di kondisi cuaca esktrem seperti sekarang ini juga perlu diwaspadai.

Pemutusan aliran listrik saat musim hujan bisa terjadi. Karena di musim penghujan berbagai hal yang tidak diinginkan terjadi.

Baca Juga: Warga Pulau Lipan Lingga Kini Nikmati Listrik 24 Jam dan Air Bersih

“Misalnya terjadi banjir, PLN terpaksa melakukan pemutusan listrik sementara demi keamanan dan keselamatan pelanggan,” ujar Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Hendrico dikonfirmasi, Jumat (3/3/2023).

Dikatakannya, ada sejumlah faktor penyebab dilakukan pemutusan aliran listrik sementara saat musim hujan.

Pertama, rumah pelanggan terendam air. Kedua, gardu distribusi terendam air.

“Pada kondisi tersebut PLN terpaksa memutus aliran listrik sementara demi keamaan dan keselamatan pelanggan,” tuturnya.

Baca Juga: Hore! Tambahan Penghasilan Pegawai Pegawai Pemkab Karimun Cair

Hendrico juga memberikan tips mengantisipasi bahaya listrik saat banjir.

Caranya, matikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, naikan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

Kemudian, bila aliran listrik yang terkena banjir tidak padam, segera hubungi contact center PLN 123, hubungi instalasi terkait penanggulangan bahaya banjir

“Apabila banjir telah surut, pastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering. Penormalan listrik dapat dilakukan setelah instalasi dipastikan kering dan ada penandatangan berita acara yang disaksikan oleh Ketua RT/RW serta tokoh masyarakat setempat,” ucap Hendrico mengakhiri.