Karimun – Mesin yang rusak di PLTD Bukit Carok, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri bertambah.
Jika sebelumnya 3 unit yang masih proses perbaikan, bertambah 2 mesin lagi yang rusak.
“Benar ada 2 mesin lagi yang mengalami kerusakan yaitu Mak #4 dan Cat 12, sehingga jumlahnya menjadi 5 mesin,” kata Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun Marwan Sholeh, Senin 6 Mei 2024 malam.
Disampaikannya, keluarnya 2 mesin dari sistem defisit daya listrik Tanjung Balai Karimun bertambah.
“Total daya mampu pembangkit 32 megawatt (MW) dengan beban puncak 33,4 MW. Keluarnya 5 mesin dari sistem karena rusak kita kekurangan daya sebesar 2,2 (MW). PLTU batu baranya basah dan halus, jadi tidak maksimal pembkarannya,” ucap Marwan.
Baca: PLN Karimun: Akhir Mei 3 Mesin Bergabung
Lanjutnya, karena mengalami kekurangan cukup besar terpaksa dilakukan pemadaman sementara aliran listrik ke pelanggan
Adapun yang terdampak pemadaman dari pukul 18.00 sampai dengan pukul 21.00 WIB ialah hotel, swalayan, sebagian pelanggan di Jl Bukit Carok, Jl MT Haryono (Pamak).
Selain itu, Kantor Camat Tebing, Jl Ranggam, Pr Harmoni, Pr Daniella, Pr Sinar Indah Leho, Pelabuhan Nelayan, Pasar Teluk Uma, Jl Penerbangan Sei Bati, Jl Pamak Laut, Bandara Karimun dan Indo PN.
Baca: Polres Karimun Imbau Pelajar Tidak Konvoi Saat Kelulusan
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tutur Marwan.
Ia mengatakan, akan mengupayakan pada Kamis nanti mesin Mak #4 masuk kembali ke sistem kelistrikan. Sedangkan yang mesin Cat 12 masih di investigasi kerusakannya.
“3 mesin yang rusak sebelumnya akan masuk kembali akhir Mei ini, untuk 2 mesin lagi kita berusaha bisa secepatnya masuk ke sistem,” kata Marwan mengakhiri.



