RCMNEWS.ID, KARIMUN — Malam takbiran hari raya Idul Fitri 1442 H, Rabu 12 Mei 2021 diriuhkan dengan suara sepeda motor yang memakai knalpot racing.
Pantauan dilapangan, tidak sedikit jumlah sepeda motor yang memakai knalpot memekakkan telingga tersebut.
Tidak hanya itu, pengendara yang sepeda motornya memakai knalpot racing juga terlihat ugal-ugalan di jalan raya sambil menggeber-geberkan sepeda motornya.
Asap tebal yang keluar dari knalpot racing dan kemacetan panjang pun kerap terlihat di malam takbiran.
Padahal, Pemkab Karimun tidak mengadakan pawai takbiran keliling seperti biasanya, dikarenakan mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Update Covid-19 Karimun 12 Mei: Tambah 10 Pasien Positif
Namun aksi ngeber, sepeda motor memakai knalpot racing dan ugal-ugalan di jalan raya tetap terjadi.
Menyikapinya, TNI-Polri dan instansi terkait melaksanakan pengamanan malam takbiran.
Hasilnya, sebanyak 19 sepeda motor berknalpot racing diamankan Polres Karimun pada, Rabu 12 Mei 2021 malam.
“19 sepeda motor berknalpot racing yang sangat meresahkan masyarakat berhasil kita amankan. Tindakan tegas yang diberikan berupa penilangan, dan juga mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan tersebut,” ungkap Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, Kamis 13 Mei 2021
Disampaikannya, pengendara sepeda motor yang memakai knalpot racing, secara sengaja dilakukan.
Lanjutnya, tidak hanya menimbulkan kebisingan, tapi juga beberapa pengendara ditemukan ugal-ugal membawa kendaraan yang cukup mengkhawatirkan dan membahayakan pengendara lainnya.
Baca Juga: Polres Lingga Amankan Malam Takbiran Idul Fitri 1442 H
“Hal inilah yang membuat warga dan pengendara lain merasa resah dan khawatir, sehingga kita amankan kendaraan tersebut,” ucap Kapolres.
Dikatakannya, terkait motif pengendara motor berknalpot racing, mulai dari karena euforia hari raya Idul Fitri, hingga untuk melakukan takbir keliling.
“Banyak masyarakat yang euforia melakukan konvoi dengan komunitasnya, dan tidak tertib juga yang melanggar protokol kesehatan,” katanya.
Kapolres Karimun mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Pandemi Covid-19 masih terjadi, dalam upaya mencegah penularannya, patuhilah protokol kesehatan,” tegasnya mengakhiri.
Penulis: nk | Editor: redaksi



