Karimun – Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri mengklaim distribusi gas elpiji 3 kg di daerah tersebut lancar serta pasokannya aman.

“Ketersediannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat aman,” kata Kepala Diperindag Karimun Basori, Selasa 18 Juli 2024.

Dikatakannya, setelah terdistribusi ke pangkalan sebanyak 41 Loading Order (LO) atau 22.960 tabung beberapa hari lalu.

Gas bersubsidi tersebut kembali masuk sebanyak 12 LO atau 6.720 tabung untuk disebar ke pangkalan-pangkalan.

“Saat ini sedangkan bongkar. Jadi untuk stok ketersediannya aman,” kata Basori.

Sementara itu, Kabid ESDM Disperindag Kabupaten Karimun Vandoranes Purba menyebutkan, antrean pembelian gas elpiji 3 kg di pangkalan saat ini sudah melandai.

Baca: SPBE Belum Ada Listrik, ini Upaya Terbaru Pemkab Karimun

“Antrean di pangkalan-pangkalan sudah melandai,” ucapnya.

Vandoranes Purba mengatakan, tidak lagi terlihat terjadinya antrean panjang setelah
dilakukan cara jitu, yakni merubah sistem pendistribusiannya.

“Biasanya truk pengangkut yang telah selesai dimuat gas elpiji 3 kg langsung menuju pangkalan. Jadi kita rubah, truk-truknya diarahkan bergerak secara bersamaan dan mengantarkan gas ke pangkalan yang berada di dalam lebih dulu. Dan cara jitu ini berhasil,” katanya.

Vandarones menyampaikan, terjadinya antrean yang kerap terlihat karena pendistribusiannya dinilai kurang tepat.

Dan sambungnya, walaupun antrean mengular belum dapat dikatakan terjadinya kelangkaan gas melon tersebut.

“Kalau untuk stok ketersediaannya kita jamin atau pastikan selalu aman. Antrean panjang itu karena siap gas dimuat truk mengantarnya ke pangkalan yang berada di pinggir jalan. Setelah kita rubah sistemnya antrean pembelian gas elpiji 3 kg di pangkalan melandai bahkan sudah terlihat normal,” kata Vandarones mengakhiri.