Karimun, rcmnews – Penyebab kematian Jarot Iskandar Zulkarnain, karyawan enjiner PT Saipem yang ditemukan tewas di dalam mobil Avanza BP 1194 YD belum terungkap.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kematian laki-laki berusia 43 tahun itu.

Kapolsek Balai Kompol Edy Wiyanto mengatakan, untuk penyebab kematian korban belum diketahui.

“Kami masih menunggu hasil resmi visum (VER) dokter RSUD Muhammad Sani Karimun,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (20/2/2023) malam.

Sebagaimana diberitakan, Jarot Iskandar Zulkarnain, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil Avanza BP 1194 YD pada Senin (20/2/2023) sekitar pukul 18.20 WIB.

Mobil itu terpakir di Jalan Pramuka Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun tepatnya disebelah Bank Panin.

Jarot Iskandar Zulkarnain diketahui tinggal sementara di kos Queen di Bukit Senang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Penemuan mayat tersebut pun mengemparkan masyarakat Karimun karena berada di tengah kota Karimun.

Dari informasi didapat, Jarot Iskandar Zulkarnain telah hilang selama tiga hari. Korban ditemukan oleh Muhammad Chaeruddin Syah.

Pada saat melewati Jl Pramuka, saksi melihat mobil Avanza dengan
BP 1194 YD yang biasanya digunakan saksi dan korban untuk pergi kerja ke PT Saiepem terparkir di jalan tersebut.

Kemudian saksi berhenti dan melihat kedalam mobil bahwa posisi kepala korban sudah berada di bawah dan kaki korban berada di atas stir mobil tanpa menggunakan baju dan hanya menggunakan celana jeans panjang.

Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balai Karimun.

Saksi menyebutkan terakhir bertemu korban pada hari Sabtu 18 Februari 2023 pukul 09.00 WIB.