Karimun – Hujan deras menguyur Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri, Senin 18 Maret 2024 sekitar pukul 20.30 WIB membuat ruas jalan Pelipit terendam banjir.

Parahnya tidak butuh waktu lama, hanya hujan sebentar saja jalan Pelipit Karimun sudah seperti lautan.

“Hujan 6 menit jalan Pelipit sudah banjir, sudah ada ikan di jalan,” kata Jantro, warga setempat.

Dikatakannya, banyak kendaraan roda yang mengalami mogok ketika melewati jalan tersebut saat tergenang air.

“Pengendara roda dua nekat menerobos,
akibat genangan air yang cukup dalam, kendaraan roda dua banyak yang mogok,” tutur Jantro.

Baca: Berhadiah Rp 46 Juta, Pemkab Karimun Gelar Festival Kendaraan Hias Pawai Takbir Idul Fitri 2024

Ia menyebutkan, kawasan Pelipit sudah menjadi langganan banjir. Apabila hujan turun, jalan dengan seketika bagaikan lautan.

Lanjutnya, air tidak hanya mengenangi jalan, tapi juga sampai ke rumah-rumah warga.

“Pembangunan box culvert dan normalisasi gorong-gorong yang dilakukan Pemda Karimun tidak mengatasi masalah banjir di Pelipit hingga saat ini. Hujan sebentar saja, Pelipit ini sudah terendam banjir, airnya cepatnya sekali meninggi,” kata Jantro.

Baca: Satu Personel Polres Lingga Dipecat, ini Kesalahannya

Ia meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait serius menangani masalah banjir yang terjadi di Kabupaten Karimun, salah satunya kawasan Pelipit.

“Hujan yang turun pada malam hari tentu menjadi ketakutan bagi masyarakat Pelipit. Pasalnya hujan sebentar saja sudah langsung banjir. Masalah ini harus segera diatasi oleh pemerintah daerah,” tuturnya.