KARIMUN – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menghadiri pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karimun masa khidmat 2023-2027.
Pengurus MUI Kabupaten Karimun sebanyak 62 orang dilantik oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, Bambang Maryono di gedung Nilam Sari Kabupaten Karimun, Selasa (16/5/2023).
Turut hadir lainnya Sekda Karimun Muhammad Firmansyah dan Kepala Kemenag Karimun Jamzuri.
“Atas nama Pemkab Karimun mengucapkan atas dilantinya pengurus MUI Kabupaten Karimun masa khidmat 2023-2027,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancara wartawan usai pelantikan.
Bupati Karimun berpesan kepada pengurus MUI Kabupaten Karimun yang dilantik untuk dapat mengayomi masyarakat.
BACA JUGA: Bupati Karimun: Saya Hadapi Isu yang Beredar Dengan Tegar
Selain itu, dapat bergandengan tangan dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama membina umat di Bumi Berazam.
“Jadikanlah jabatan, tanggungjawab yang diamanahkan untuk memajukan dan mempersatukan umat,” pinta Rafiq.
Bupati Karimun yakin dan percaya, pengurus MUI yang dilantik bisa bergandengan tangan akan memberikan kesejukan dan kedamaian serta mampu memberikan yang terbaik.
Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Kepri, Bambang Maryono meminta kepada pengurus MUI Kabupaten Karimun yang dilantik bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.
“Pengurus MUI Kabupaten Karimun untuk menjaga tradisi yang lama, berkhidmat kepada umat, kepada negeri sebagai mitra pemerintah, melindungi dan menjaga umat,” pesannya.
Ditempat yang sama Ketua MUI Kabupaten Karimun masa khidmat 2023-2027, Afrizal menyampaikan, setelah pelantikan akan melaksanakan program yang berkaitan dengan situasi di daerah tersebut.
“Seperti pembinaan, pencerahan dan pendekatan kepada paham-paham yang tidak sesuai dengan kondisi umum yang dapat menimbulkan resah di masyarakat,” katanya.
Selain dari itu sambungnya, MUI Kabupaten Karimun juga akan meningkatkan kegiatan dakwah.
“Secara umum para ulama itu menyampaikan dakwah, ini lah yang harus kita tingkatkan baik persoalan agama dan juga sosial,” Afrizal mengakhiri.



