KARIMUN, infoterkini.co.id – Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karimun diresmikan, Minggu (20/9/2020).

Gedung Unit Doroh Darah (UTD) berada di Jalan Raja Ali Haji Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral tersebut, diresmikan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Turut hadir diantaranya FKPD, Dirut RSUD Muhammad Sani Karimun, Zulhadi, Kepala Puskesmas se-Pulau Karimun besar dan unsur pimpinan kecamatan setempat.

Acara peresmian disejalankan dengan pemotongan tumpeng HUT PMI ke 75, dan penyerahan penghargaan kepada pendonor darah terbanyak.

“Dengan menempati gedung baru dapat meningkatkan kinerja, sehingga kualitas dan kuantitas serta pelayanan akan meningkat lagi,” pinta Rafiq yang juga sebagai Ketua Umum PMI Kabupaten Karimun.

Disampaikannya, meski masih banyak kekurangan, hambatan dan tantangan yang dihadapi, sudah banyak yang dilakukan oleh PMI di daerahnya.

Untuk itu Rafiq mengimbau dan mengajak para pengusaha serta pemangku kepentingan yang ada di daerahnya untuk bersama-sama Pemkab Karimun memberikan perhatian kepada PMI Kabupaten Karimun.

“Peran PMI untuk kemanusiaan sangat besar dan masih sangat dibutuhkan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini, sumbangsih dari PMI sangat diharapkan untuk peduli kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Karimun menyampaikan, gedung PMI yang diresmikan adalah exs Puskesmas Meral dengan status pinjam pakai selama 5 tahun. Sumber anggaran pembangunannya, bantuan hibah dari Pemda Kabupaten Karimun tahun 2020 dan sumbangan dari donatur.

Kepala Dinas Kesehatan tersebut berharap, adanya gedung PMI yang baru baik UTD maupun markas, dapat meningkatkan dan mendorong masyarakat untuk gemar membantu sesama masyarakat melalui donor darah suka rela.

“Memotivasi perusahaan/instansi/organisasi untuk rutin melakukan vasilitasi donor darah. Meningkatkan ketersediaan darah melalui donor darah,” tambah Rachmadi mengakhiri.

Dalam merayakan HUT PMI ke 75 dan peresmian gedung baru, PMI Kabupaten Karimun telah melaksanakan beberapa kegiatan, yakni pemberian masker kain, sunatan massal dengan jumlah 50 peserta dan donor darah.

(nk)