Karimun – Dalam beberapa hari terakhir masyarakat Karimun, Provinsi Kepri mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas LPG 3 kg.

Sulitnya didapat gas bersubsidi tersebut terjadi sejak menjelang sampai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 24 Kabupaten Karimun.

“Ketersediaan gas LPG 3 kg tidak berkurang,” kata Kepala Disdagkop, UMKM, ESDM Kabupaten Karimun, Basori, Kamis (12/10/2023).

Namun saat ditanya soal datanya, Basori tidak bisa menjawabnya. “Saya lupa datanya,” katanya.

Basori mengatakan, penyebab yang dkeluhkan warga tersebut masalahnya di transportasi (kapal pengangkut) dalam pengambilan atau penebusan di Tanjung Uban.

Baca: Beli Gas LPG 3 Kg Pakai KTP, Bupati Karimun: Untuk Pendataan

“Kita sudah sampaikan ke agen dan meminta bantu ke pertamina, supaya transportasi dari Tanjung Uban ke Karimun itu bisa lancar,” ucapnya.

Selain lanjut Basori, untuk mempercepat datangnya gas 3 kg sudah menyarankan ke agen untuk meggunakan kapal lebih kecil.

“Jika biasanya dengan kapal besar, sudah kita sarankan menggunakan kapal lebih kecil supaya cepat.

Baca: Pimpin Upacara HUT ke 24, Bupati Rafiq Ajak Bergandengan Tangan Membangun Karimun

Menujukkan KK dan KTP saat membeli gas LPG 3 kg, disampaikan Basori, itu kebijakan dari pemerintah. Tujuannya untuk pendataan pengguna gas bersubsidi tersebut.

Baca: Bazar Pangan Murah di Coastal Area Karimun Diserbu Emak-Emak

“Gas LPG 3 kg ini kan subsisi, bagaimana ini betul-betul tepat sasaran dilakukan kebijakan tersebut oleh pemerintah. Pegendalian subsidi itu paling efektif itu pakai aplikasi. Terkait hal ini kita sudah mengarah kesana,” tuturnya.