Karimun – Operasi pencarian terhadap Abu Bakar (44), nelayan Karimun yang hilang di laut masih terus dilakukan.
Warga Pongkar, Kecamatan Tebing tersebut dilaporkan hilang saat melaut mencari ikan di perairan Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau pada, Selasa 23 Juli 2024 siang.
Kepala Dinas Perikanan Provinsi Kepri Cabang Karimun Faizal mengatakan, pencarian korban sudah memasuki hari kedua.
Namun tim SAR gabungan belum juga menemukan keberadaan korban.
“Hari ini sudah pencarian hari kedua, tapi korban belum berhasil kita temukan,” ujar Faizal, Rabu 24 Juli 2024 sore.
Ia menyampaikan, setelah dilakukan pencarian sejak pagi hingga sore di hari kedua, operasi pencarian korban kembali ditutup sementara.
Baca: Satpolairud Polres Karimun Salurkan Bantuan Kepada Keluarga Nelayan Hilang
“Tim SAR akan melanjutkan operasi pencarian besok Kamis 25 Juli 2024 yang dimulai pukul 07.00 WIB,” kata Faizal.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Karimun IPTU Sarianto menyebutkan, pihaknya telah melakukan penyisiran di sejumlah pulau mencari korban.
“Kita lakukan penyisiran di sekitar pesisir Pulau Asam dan Pulau Mudu namun korban belum ditemukan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pompong nelayan tersebut terlihat berada di perairan Tanjung Medang.
Berdasarkan informasi diterima, pompong tersebut melaju dalam keadaan hidup mesin tanpa dikendalikan seseorang (nahkoda) lalu menabrak rumah warga di Rangsang, Riau.
Baca: 161 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Patuh Seligi 2024 Satlantas Polres Karimun
Warga setempat mengecek ke dalam pompong dan menemukan satu unit handpone yang diduga milik nelayan yang hilang.
Kemudian warga tersebut langsung menghubungi salah satu nomor yang ada di dalam HP tersebut untuk memberitahukan peristiwa yang terjadi.



