Batam – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Provinsi Kepri periode 2023-2028 resmi dikukuhkan.

Acara pengukuhan dilaksanakan di Hotel Aston, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Senin (27/11/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Gubernur Kepri yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Budi Harto, Ketua Umum DPP HNSI Herman Hery, Pangkoarmada I diwakili Aspotmar Koarmada I Tanjungpinang Kolonel Philpus.

Kemudian, Kogabwilhan I diwakili Kolonel M. Zulham, Kapolda Kepri yang diwakili Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Budi Harto mengatakan, Provinsi Kepri memiliki banyak pulau di wilayahnya yaitu sejumlah 2.408 pulau.

Baca: Bertambah Rp 80 Juta, Baznas Karimun Sudah Kumpulkan Rp 216 Juta Untuk Bantu Warga Palestina

Dan wilayahnya ini didominasi oleh lautan seluas 96%. Dengan karakteristik geografis tersebut, Kepri menghadapi sejumlah tantangan unik yang melibatkan aspek ekonomi, sosial, lingkungan dan infrastruktur.

“Pemprov Kepri sangat mendukung dan mengapresiasi kepada HNSI Kepulauan Riau atas upaya dalam peningkatan kesejahteraan nelayan di Kepri. Melalui berbagai kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi yang berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, membuahkan berbagai capaian,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD HNSI Provinsi Kepri, Eko Prihatnanto mengucapkan terima kasih kepada para Ketua DPC Kab/Kota se-Provinsi Kepri yang telah memilihnya.

Disampaikannya, daerah globalisasi tidak mudah dan banyak persoalan yang dialami nelayan dan juga kelangkaan BBM.

Baca: Muhiri Dilantik jadi Rektor Universitas Karimun

Mengenai hal tersebut akan disampaikan kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan dalam mencari solusi yang lebih baik kembali.

“Kedepannya mari kita saling bahu membahu dalam membangun perikanan di Provinsi Kepri, dengan berkolaborasi bersama TNI/Polri dan instansi terkait,” katanya.