Karimun – Di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, pria lebih banyak terkonfirmasi Covid-19 dibanding wanita.
“Kasus aktif lebih banyak pria sebesar 58,3 persen. Sementara wanita 41,7 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi.
Data itu diungkapkan Jubir GTC-19 tersebut dalam rapat koordinasi persiapan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.
Rapat dilaksanakan di ruang Cempaka Putih lantai II Kantor Bupati Karimun, Senin (4/1/2021) siang.
Pada kesempatan tersebut, Rachmadi menyampaikan, per tanggal 4 Januari 2020 total kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karimun sebanyak 335. Terdiri dari positif 26 orang, pasien sembuh 295 orang dan meninggal 14 orang.
Dari total kasus itu 143 bergejala, tanpa gejala 192, kasus impor 24, kontak erat 175 dan bukan kontak erat 135.
“26 pasien positif, 17 orang diisolasi di RSUD M Sani Karimun, di Pukesmas Meral Barat 5 orang dan isolasi mandiri 2 orang,” ungkapnya Rachamdi.
Disebutkannya, untuk kasus aktif konfirmasi terbanyak pertama terjadi Kecamatan Karimun dengan 113 kasus. Kedua, Kecamatan Meral sebanyak 86 kasus konfirmasi. Ketiga Kecamatan Tebing 75 kasus konfirmasi.
Sedangkan status penyebaran, 5 Kecamatan zona hijau, 2 Kecamatan zona kuning dan 4 Kecamatan di Pulau Karimun besar berstatus zona orange.
“Kasus aktif Kelurahan dan Desa paling banyak di Tanjung Balai Kota berasal dari klaster keluarga. Begitu dengan Teluk Air juga sama,” tutur Rachmadi.
Ditambahkannya, kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun terjadi sejak Maret 2020. Peningkatan kasus yang cukup signifikan pada Oktober. Sehingga pasien terpaksa dievakuasi ke RS Galang Batam.
“Pada bulan November sampai Desember 2020, terjadi penurunan kasus Covid-19,” katanya mengakhiri. (kr)



