Lingga, rcmnews.id – Pandemi Covid-19 yang terjadi juga berdampak para pecinta tanaman bonsai di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
Peluang bisnis dengan tanaman bonsai yang bisa meraup omset ratusan ribu hingga jutaan rupiah, kini menjadi terhambat setelah adanya wabah tersebut.
Sekitar 4 tahun anggota komunitas bonsai yang tergabung di Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, mengalami penurunan eksistensinya.
“Tidak hanya itu, bahkan kurang lebih 30 orang anggota fakum atau mati suri karna wabah Covid-19 serta kurangnya perhatian dari pemerintah daerah,” kata Komunita PPBI Kecamatan Singkep, Lingga Iskandar, Jumat 26 Februari 2021.
Dikatakannya, bonsai merupakan seni klasik miniatur tanaman kerdil yang hidup. Tanpa batas waktu semangkin lama tahunnya, tanaman tersebut semangkin mahal.
Degan bentuk dan ke indahannya, sangat berbeda degan seni melukis dan seni patung. Waktu yang dibutuhkan cukup lama, hingga mengasilkan bentuk yang indah.
“Sayangnya komunitas PPBI di Lingga kurang mendapat dukungan dan perhatian dari berbagai pihak,” kata Iskandar.



