Karimun – Bupati Aunur Rafiq menyampaikan kondisi umum ketenagakerjaan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri kepada Menaker Ida Fauziyah.

“Masih terbatasnya skill tenaga kerja lokal sehingga perlu peningkatan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan. Tingginya angka kerja tidak diimbangi dengan peningkatan kesempatan kerja,” ujarnya.

Hal itu dikatakannya pada saat presmian Balai Latihan Kerja (BLK) Karimun di Sei Bati, Kecamatan Tebing, Kamis 11 Juli 2024.

Bupati Rafiq menyebutkan, jumlah angka kerja di Kabupaten Karimun tahun 2023 sebanyak 126.421 jiwa, dan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 6,02 persen.

“Angka TPT Kabupaten Karimun di bawah Nasional dan Provinsi Kepri,” ucapnya.

Lanjut Bupati Rafiq, jumlah perusahaan yang melapor sebanyak 431 dengan
total investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 14,4 triliun.

Baca: Resmikan Balai Latihan Kerja Karimun, ini Pinta Menteri Ketenagakerjaan

“Jumlah tenaga kerja 18.531 orang yang 84,23 persennya adalah tenaga kerja lokal, seperti jumlah pekerja di PT Saipem sebanyak 6.376 orang yang 73,25 persennya merupakan tenaga kerja lokal. Ahamdulillah kebijakan (Perbup) agar perusahaan yang masuk beriventasi di Karimun mempekerjakan tenaga kerja lokal sebesar 70 persen sudah dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Bupati Rafiq sangat merasa senang dengan telah diresmikannya BLK Karimun. Ia beeharap dengan adanya workshop BLK tersebut dapat menjadi wadah baru bagi anak-anak Karimun dalam memperoleh lapangan pekerjaan yang lebih luas.

“Pembangunan BLK ini salah satu janji politik saya kepada masyarakat bahwa di Kabupaten Karimun pada saatnya ada BLK. Saya minta teman-teman di DPRD Karimun berkomitmen menganggarkan untuk pelatihan-pelatihannya,” katanya.

Menaker Ida Fauziyah berharap BLK Karimun yang diresmikannya dapat memberikan solusi untuk pencari kerja.

“Isu tenega kerja harus jadi prioritas, perlu adanya sinergitas yang baik antara pemerintah dan pengusaha. Tutup saja BLK ini kalau tidak mampu melahirkan tenaga kerja,” tegasnya.