Karimun – Sepertinya sudah musim bermain layang-layang di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri saat ini. Pasalnya, banyak ditemukan layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik.

Dengan adanya temuan tersebut, Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Budimansyah mengimbau dan meminta kepada masyarakat tidak bermain layang-layang di dekat ataupun yang mengarah mengenai jaringan listrik.

“Layangan yang tersangkut di jaringan listrik dapat menyebabkan pasokan listrik terganggu, dan juga bisa jadi penyebab listrik padam,” ujar Budi, Selasa (25/7/2023) sore.

Lanjutnya, benang layang-layang yang tersangkut dapat mengalirkan listrik (tersetrum). Jadi ada potensi membahayakan bagi yang bermain layang-layang dan juga masyarakat lainnya.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Karimun untuk tidak bermain layang layang di sekitar jaringan PLN. Selain berbahaya untuk diri sendiri, juga dapat mengganggu pasokan listrik dan bisa jadi penyebab listrik padam,” pinta Budi.

Baca Juga: Tingkatkan Keandalan Listrik, PLN Karimun Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Berikut Wilayah Terdampak Padam Rabu 26 Juli 2023

Manager PLN ULP Karimun menyampaikan, petugasnya secara rutin melakukan patroli pada siang dan juga malam hari dengan menyasar titik-titik lokasi para pemain layangan.

“Seperti baru-baru ini saat berpatroli, petugas menemukan sejumlah layangan tersangkut di jaringan listrik, gerak cepat petugas kita langsung mebersihkannya,” ucap Budi.

Ia menghararapkan tidak adanya terjadinya gangguan listrik akibat layang-layang yang tersangkut di jaringan PLN.

Baca Juga: Ramai Artis Ibu Kota ke Karimun Pada Agustus 2023

“Apabila masyarakat ada menemukan layangan tersangkut di jaringan listrik, segera laporkan ke petugas PLN, jangan mencoba menurunkannya karena berbahaya, bisa terkena sengatan listrik,” pinta Budi mengakhiri.