Karimun – Tiga mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Bukit Carok Tanjung Balai Karimun tidak beroperasi karena mengalami kerusakan.

Keluarnya tiga mesin dari sistem, distribusi listrik Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri kekurangan daya (defisit) sekitar 1,4 Megawatt (MW).

“3 mesin di PLTD mengalami kerusakan mulai 27 April 2023. Untuk perbaikannya membutuhkan waktu lebih kurang satu minggu ke depan,” ujar Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun Marwan Sholeh, Sabtu 27 April 2024 malam.

Dikatakannya, tidak beroperasinya tiga mesin tersebut menyebabkan kekurangan daya pada beban puncak dari pukul 17.00 sampai degan pukul 23.00 WIB

“Saat ini daya mampu pembangkit yang ada sekitar 32 MW, sedangkan beban puncak mencapai 33,4 MW, artinya defisit daya listrik di 1,4 MW,” jelas Marwan.

Baca: PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip Selama MTQ XVI Kabupaten Karimun

Ia menyampaikan, meskipun mengalami kekurangan daya, PLN ULP Tanjung Balai Karimun berupaya tidak terjadinya pemadaman listrik bergilir.

Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, ia meminta kepada pihak perhotelan dan swalayan untuk menggunakan genset sementara.

Baca: Tempat Penampungan Pekerja Migran Indonesia Ilegal di Karimun Terbongkar

“Kita upayakan ke pelanggan captive power dulu seperti hotel dan swalayan untuk menggunakan genset sementara. Kalau tidak mencukupi, baru pemadaman ke pelanggan umum,” ucap Marwan.

Dia berharap selama proses perbaikan tiga mesin yang rusak tidak terjadi gangguan pada pembangkit lainnya.

“Mudah-mudahan mesin yang lain tetap normal operasi,” pinta Marwan.