Karimun – Operasi pencarian terhadap tiga korban speedboat tenggelam di Perairan Kepala Riau, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri masih terus dilakukan.
Hingga hari kedua, Tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan tiga pria tersebut.
Ketiga korban yang belum ditemukan atas nama Jupriyanto (46) dan Suhardi (25), warga Kecamatan Moro.
Kemudian, Michael (36), warga Dusun Harapan Jaya RT 003 RW 000, Kelurahan Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung.
“Belum ditemukan. Karena sudah malam, operasi pencarian korban dilanjutkan besok,” ujar Kapolsek Moro AKP Sukowibowo, Selasa 10 Desmber 2024 sore.
Dikatakannya, pencarian hari kedua tadi pagi, selain menyisir di sekitar lokasi kwjadian, Tim SAR gabungan juga memperluas titik pencarian.
Baca: Ini Identitas 3 Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Moro yang Masih Dicari
“Hingga pukul 17.30 WIB para korban belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan besok,” tutur AKP Sukowibowo.
Diberitakan sebelumnya, speedboat fiber bermesin 40 PK tersebut membawa penumpang sebanyak 6 orang.
Dalam perjalanan dari Desa Buluh Patah menuju Kecamatan Moro tepatnya di Perairan Kepala Riau, Kecamatan Sugie Besar, Senin 9 Desember 2024 pukul 08.00 WIB dihantam angin kencang dan ombak besar, lalu speedboat tenggelam.
Baca: Kejari Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi di Dinas LH Karimun
Dari peristiwa tersebut, sebanyak empat orang penumpang dikabarkan hilang. Mereka merupakan karyawan perusahaan pertambangan pasir darat yang ada di Desa Buluh Patah.
Sedangkan dua orang penumpang lainnya atas nama Sunardi (tekong) dan Samsuri (penumpang) ditemukan selamat.
Di hari yang sama setelah menerima informasi kejadian tersebut, Tim SAR gabung langsung bergerak melakukan pencarian korban yang belum ditemukan.
Sekitar pukul 13.00 WIB, satu dari empat korban speedboat tenggelam atas nama Mahendra berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.



