KARIMUN, 17 Agustus 2026 — Sekitar 2.500 warga menyaksikan upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Putri Kemuning Coastal Area, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Senin (17/8/2026) sore.
Upacara yang dimulai pukul 17.15 WIB itu dipimpin Wakil Bupati Karimun Rocky Marchiano Bawole, S.Sos., M.M., sebagai Inspektur Upacara. Prosesi berlangsung khidmat saat pasukan menjalankan tahapan penurunan Sang Merah Putih hingga upacara berakhir sekitar pukul 17.50 WIB.
Dari tepi lapangan, masyarakat tampak memenuhi kawasan Coastal Area. Kehadiran warga bahkan terlihat lebih ramai dibandingkan upacara pagi. Waktu pelaksanaan pada sore hari menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat lebih leluasa datang dan menyaksikan langsung rangkaian peringatan kemerdekaan.
Barisan upacara melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kodim 0317/TBK, Lanal Tanjung Balai Karimun, Polres Karimun dan Brimob hingga Bea Cukai, Imigrasi, KSOP, Satpol PP, BPBD, Kejaksaan, Rutan, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, Pramuka dan pelajar.
Korsik Marching Band Gema Karimun mengiringi jalannya upacara. Ketika Bendera Merah Putih perlahan diturunkan, seluruh peserta memberikan penghormatan. Suasana yang sebelumnya ramai seketika berubah hening dan khidmat.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekda Karimun Dr. Sularno, M.Si., Kasdim 0317/TBK Mayor Inf Istain T., Palaksa Lanal TBK Kapten Laut (P) Dedek Kurniawan, S.T.Han., Wakapolres Karimun Kompol Eri Sujati, S.H., M.H., Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, S.T., M.M., Kajari Karimun Andhy Hermawan Bolifaar, S.H., M.H., serta para veteran dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Karimun.
Kegiatan tersebut tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian seremoni HUT ke-81 RI. Antusiasme ribuan warga juga memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan sekaligus Bumenjadi ruang untuk mempererat persatuan dan sinergitas antarlembaga di Kabupaten Karimun.
Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib dan lancar hingga pasukan dibubarkan setelah Inspektur Upacara meninggalkan lapangan.