Karimun – Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun nomor urut 2, Muhammad Firmansyah – Ery Suandi bakal menyelesaikan yang menjadi keluhan masyarakat jika menang Pilkada 2024.
Sebagaimana diketahui, Muhammad Firmansyah sudah berpengalaman dalam pemerintahan, sehingga sangat mengerti dan paham akan persoalan di tengah masyarakat.
Pasangan dengan jargon FirE tersebut, menonjolkan visi misi dan program yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat Kabupaten Karimun saat ini.
Program-program paslon nomor urut dua itu, dinilai benar-benar bisa dan dapat menjawab persoalan yang tengah menjadi keluhan masyarakat.
Salah satunya ialah, persoalan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat pulau dan pesisir, yang harus mengeluarkan uang jika mendapat rujukan untuk berobat ke RSUD.
Baca: Raja Bakhtiar: 4 BUMD BARA Jadi Mesin Uang di Kabupaten Karimun
“Sekarang ini berobat boleh dikatakan tidak lagi bayar, karena ada BPJS dan Jamkesda. Tapi bagaimana dengan saudara-saudara kita di pesisir, pulau-pulau yang harus dirujuk ke RSUD,” kata Calon Bupati Karimun, Muhammad Firmansyah.
Hal itu disampaikannya saat menggelar kampanye di Kecamatan Selat Mendaun, Selasa 5 November 2024.
Maka dari itu, pasangan FirE akan menyempurnakan jaminanan kesehatan masyarakat tersebut, dengan adanya ambulan laut untuk membantu masyarakat pulau dan pesisir.
Diketahui, untuk biaya rujukan pasien dari wilayah pulau ke RSUD, cukup mahal sampai Rp 2 juta, ditambah lagi dengan biaya perawat pendamping.
Selain itu, keluarga pasien juga akan mengeluarkan uang untuk biaya seperti tempat tinggal jika masa perawatan yang lama.
“Biaya carter boat tidak murah, beda pulau beda juga harganya, belum lagi biaya perawat pendamping, biaya keluarga yang ikut mendampingi dan juga tempat tinggal,” kata Firman.
Baca: Viral di Medsos, Tim HMR ber AURA Laporkan Kabag Tapem Pemkab Karimun ke Bawaslu
Sehingga, dengan adanya bantuan pemerintah dalam membantu untuk transportasi laut pasien, tentu akan mengurangi biaya dalam melakukan pengobatan.
“Ini yang harus kita sempurnakan, agar biaya yang menjadi beban masyarakat, dapat terbantukan,” pungkas Firman.



