Karimun – Pendaftaran pasangan calon Pilkada 2024 dan tes kesehatan telah dilaksanakan.
Tahapan selanjutnya pengundian dan pengumuman nomor urut paslon pada, Senin 23 September 2024 dan pelaksanaan kampanye 25 September-23 November 2024.
Pilkada Karimun diikuti tiga pasangan yakni Bakti Lubis-Raja Bakhtiar (BARA), Muhammad Firmansyah-Ery Suandi (One Fire) dan Ing Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole (IsRock).
Sedangkan Pilgub Kepri diikuti dua pasang yakni H Muhammad Firmansyah-Aunur Rafiq (HMR ber AURA) dan Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura.
Sebelum masa tenang sudah pasti banyak Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang.
BACA: Ini Cara Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik dari PLN Karimun
PLN ULP Tanjung Balai Karimun mengimbau agar pemasangan APK selalu memperhatikan jarak aman dari jaringan listrik.
“Jarak amannya minimal 3 meter,” jelas
Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun Marwan Sholeh, Jumat 6 September 2024.
Ia mengatakan, APK yang dipasang di instalasi kelistrikan baik di tiang listrik, gardu trafo, maupun di dekat jalur kabel listrik dapat menimbulkan potensi bahaya.
Potensi bahaya yang ditimbulkan akibat APK yang nempel pada jaringan listrik diantaranya adalah korsleting listrik, ledakan.
BACA: Aunur Rafiq: Mari Berpolitik Santun, Berkompetisi Dengan Sehat, Menjaga Kebersamaan dan Kekeluargaan
Selain itu sambungnya, kebakaran, yang dapat menyebabkan kerugian, luka bakar, hingga korban jiwa.
Untuk itu Marwan menghimbau agar pemasangan APK selalu memperhatikan jarak aman 3 meter dari jaringan listrik.
Dan segera melaporkan jika menemukan APK yang dipasang melebihi ketentuan jarak aman melalui aplikasi PLN Mobile atau PLN123
“Mari bersama-sama menjaga keamanan, estetika dan keindahan dilingkungan sekitar kita,” pintanya.
Marwan menyebutkan, PLN Karimun tidak henti-hentinya mengedukasi dan mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman aktivitas maupun pembangunan dan pemasangan benda-benda tertentu jaringan listrik.
BACA: Balita 3 Tahun di Tanjung Batu Kundur Tewas Usai Tabrakan Dengan Dump Truck
“Segera laporkan ke kami (PLN) apabila menemukan benda-benda yang berdampak pada pemadaman dan bahaya lainnya. Mari sama-sama kita tingkatkan kepedulian, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya listrik,” pintanya.



