Karimun – Pemkab Karimun melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi memulai Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Peluncuran (launching) program dilaksanakan di 33 Provinsi se-Indonesia tersebut, bertempat di Sekolah Maitreyawira Jl Soekarno Hatta, Kampung Bangun Sari, Kecamatan Tebing, Selasa 23 Juli 2024. Turut hadir diantaranya FKPD dan Pimpinan OPD.
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, Pekan Imunisasi Anak Nasional adalah agenda nasional.
Ia meminta seluruh masyarakat, Camat, Lurah, Kepala Desa serta Tim Penggerak PKK mendukung dan mensukseskan program tersebut.
Lanjutnya, apabila program imunisasi tidak berjalan baik, maka penyakit penular yang dapat dicegah dengan imunisasi akan bisa menjadi wabah besar.
“Biaya imunisasi sangat mahal terutama biaya vaksin, maka dari itu mari bersama-sama kita dukung dan sukseskan PIN Polio,” imbau Bupati Rafiq.
Baca: Ratusan Anak Antusias Ikut Imunisasi Polio Kejaksaan Negeri Karimun
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi menyampaikan, PIN Polio menyasar sebanyak 26.788 bayi, balita dan anak berusia O sampai 7 tahun 11 bulan 29 hari, dengan tempat pelaksanaannya di 436 pos yakni di 140 PAUD, 110 TK, 250 SD/MI, 230 Posyandu dan 1 klinik.
Sambung Rachmadi, program tersebut dilaksanakan dalam dua putaran. Putaran pertama dilaksanakan tanggal 23 sampai dengan 29 Jumi 2024, dilanjutkan dengan sweeping 30 Juli sampai 3 Agustus.
Kemudian putaran kedua dilaksanakan tangga 6 sampai dengan 12 Agustus 2024, dan dilanjutkan dengan sweeping tanggal 13-17 Agustus.
“Vaksin yang diberikan adalah vaksin polio tipe 2, dan diberikan masing-masing putaran 1 tetes,” ungkap Rachmadi.
Disampaikannya, program nasional tersebut dilaksanakan sebagai respon dan penanggulangan atas kejadian luar biasa (KLB) kasus penyakit tersebut.
“Setelah selama 10 tahun Indonesia dinyatakan bebas polio, pada 2022 dan 2024 kasusnya muncul lagi di beberapa daerah diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh dan Papua,” tuturnya.
Baca: Kadinkes Karimun Ajak Masyarakat Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024
Rachmadi nuga mengharapkan dukungan dari masyarakat agar pelaksanaan program PIN Polio di Kabupaten Karimun berjalan sukses.
“Mari kita dukung dan sukseskan dalam mencegah kasus penyakit polio pada anak terutamanya yang berdampak ke usia dewasa, karena polio cacatnya seumur hidup,” imbaunya mengakhiri.



