Lingga – Pengrajin cincau di Bukit Abun Kelurahan Dabo Lama, Kabupaten Lingga meraup keuntungan berkali lipat di bulan Ramdhan 1445 Hijriah dibandingkan hari biasa.

Ini yang dirasakan Ajew (65), salah satu warga Tionghoa asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ajew mengatakan, saat ini cincau atau air cincau menjadi konsumsi yang diminati oleh warga di daerahnya untuk olah menjadi minum saat berbuka, khususnya umat muslim yang sedanag menjalankan ibadah puasa.

“Berkah bulan suci tak hanya dirasakan oleh umat Islam saja, tetapi juga warga non-muslim,” ucapnya, Selasa 26 Maret 2024.

Lanjut Ajew, kalau hari biasa ia hanya memasak paling banyak mencetak cincau 50-60 per cup. Penghasilan yang ia dapatkan pun berkisar dari Rp 100 hingga 200 Ribu.

Namun saat Ramadan, ia mengakui bisa memproduksi hingga 1.000 cup untuk di pasarkan di wilayah Dabo Singkep dan sekitarnya.

“Jadi masaknya tidak tiap hari, tergantung permintaan konsumen. Dengan produksi meningkat ia bisa memperoleh omzet jutaan dalam satu kali pembuatan,” ungkapnya.

Usaha ini lanjut Ajew, sudah ia rintis selama lima tahun ini dikediamannya RT 002/RW 006 Bukit Abun, Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep.

dalam satu pekan ia bisa memproduksi hingga tiga kali pembuatan, sementara pemasarannya paling banyak saat ini di Dabo, selebihnya wilayah lain seperti Raya dan Penuba.

Baca: Satu Personel Polres Karimun Dipecat

“Untuk bahan baku cincau daunnya diperoleh dan pesan dari Jakarta,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Lurah Dabo Lama Harie Kurniawan saat memantau usaha Ajew di lokasi pembuatan cincau memberikan apresiasi kepada Ajew.

Menurut Harie, Ajew sudah ikut melibatkan warga sebagai pekerjanya yang berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat setempat.

Pihaknya akan mencoba mengkondisikan di dana kelurahan, terutama di pemberdayaan untuk melibatkan Ajew menjadi narasumber pelatihan pembuatan cincau.

“Agar ke depannya bukan hanya Ajew sendiri, mungkin ada masyarakat lainnya di daerahnya ingin dan bisa memproduksi cincau seperti itu,” kata Harie.