KARIMUN – Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri lebih dari delapan.

“Hingga saat ini jumlahnya sebanyak 8.032 pelaku UMKM,” ujar Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Kamis (11/5/2023) saat menghadiri pembukaan showcase/bazar UMKM di depan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun.

Dikatakan Anwar Hasyim, Pemkab Karimun telah berupaya menggalakan berbagai upaya guna meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro di Bumi Berazam.

Diantaranya, melakukan pemberdayaan usaha mikro sebanyak 1.250 pelaku usaha setiap tahun dengan target sebanyak 6.000 pelaku usaha mikro dari tahun 2021-2026.

“Sepanjang tahun 2023 ini telah dilakukan pemberdayaan sebanyak 2.747 pelaku usaha mikro yang mencakup pemberdayaan dalam pelatihan/SDM, perizinan (P-IRT/Halal) dan alat produksi produk,” ungkap Anwar Hasyim.

BACA JUGA: Puluhan Pelaku UMKM Binaan Kemenkeu Meriahkan Bazar di Karimun

Sedangkan dalam permodalan sambung Wabup Karimun, akan dilaksanakan program kucuran bantuan pinjaman dengan bunga nol persen untuk peningkatan usaha.

“Sampai Mei 2023 terdata sebanyak 4.686 debitur dengan akad sebesar 315.842.870.000 berdasarkan data SIKP,” tuturnya.

Pemkab Karimun menyambut gembira diselenggarakannya showcase/bazar UMKM yang pesertanya pelaku UMKM binaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).

“Ini merupakan bukti nyata bahwa berbagai pihak memberikan perhatian yang semakin besar terhadap pembinaan dan pengembangan pelaku usaha mikro di Kabpaten Karimun,” ucap Anwar Hasyim mengakhiri.