Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, saat ini teknologi semakin canggih.
Banyak kejadian-kejadian yang terjadi akibat tidak terbendungnya transformasi yang berkembang dengan baik.
Baca Juga: Kasus Perceraian di Karimun Tinggi, Bupati: Ada Apa Sebenarnya
“Dunia IT sangat pesat, anak-anak sekarang jika dihitung mulai dari SD, SMP dan SMA 90 persen menggunakan IT dengan handpone,” kata Rafiq.
Hal itu disampaikannya saat menutup STQH ke 15 Kabupaten Karimun di Masjid Agung kemarin malam.
Rafiq menyebutkan, teknologi tidak bisa dibendung. Banyak sekali terjadi penyimpangan di sekolah, dan juga kejadian pelecehan seksual di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga: Nongkrong di Warung saat Jam Belajar, 4 Pelajar Bolos di Karimun Diamankan
Yang bisa membendung semua itu adalah dengan pendidikan agama yang dipupuk sejak dini.
Sambungnya, karena pendidikan agama merupakan faktor yang sangat penting untuk menyelamatkan anak- anak.
Selain itu remaja ataupun orang dewasa dari pengaruh buruk budaya asing yang bertentangan dengan budaya Islam yang saat ini sudah banyak mempengaruhi bangsa Indonesia, terutama generasi muda.
Baca Juga: Sidak Pasar Jelang Ramadhan, Kapolres Karimun: Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil
Baca Juga: PT Timah Tbk Kerap Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kabupaten Karimun
“Mengantisipasi semua itu ialah dengan pendidikan agama. Dengan membaca Alquran, anak-anak bisa memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi generasi Alquran,” tutup Bupati Karimun.



