Bintan – Warga Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri meminta polisi segera menertibkan aksi balap luar dan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing.
Permintaan itu disampaikan warga secara langung kepada Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dalam kegiatan Jumat Curhat.
Jumat Curhat Kapolres Bintan bersama masyarakat kali ini dilaksanakan di kedai kopi Jongkong Kelurahan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (10/3/2023).
Jumat Curhat ini dilakukan untuk menampung aspisarasi maupun keluhan masyarakat demi menciptakan situasi kamtibmas Kabupaten Bintan tetap kondusif.
Warga menyampaikan, bahwa di wilayah tempat tinggalnya sering terjadi kebut-kebutan (balap liar).
Untuk itu diminta pihak kepolisian setempat untuk menertibkannya, karena meresahkan dan juga membahayakan.
“Aksi balap liar dan sepeda motor berknalpot racing dapat menganggu masyarakat beribadah di bulan suci Ramadhan 1444 H,” ujarnya.
BACA JUGA: Longsor Natuna, Polres Bintan Kumpulkan Donasi dan Gelar Sholat Ghaib
“Kami mengapresiasi atas kegiatan jumat curhat yang dilaksanakan Kapolres Bintan untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat,” tambah warga.
Menanggapinya, Kapolres Bintan menegaskan akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut.
“Saya arahkan kepada Kapolsek beserta anggotanya melaksanakan patroli untuk mencegah terjadinya aksi balap liar. Berikan teguran, tindakan kepada masyarakat yang masih menggunakan knalpot racing,” tutur AKBP Riky Iswoyo.
Kapolres mengimbau ke seluruh masyarakat Kabupaten Bintan, jika terjadi permasalahan terkait situasi kamtibmas agar dapat melaporkan atau menyampaikan kepihaknya selaku penegak hukum.
“Bisa melalui Bhabinkamtibmas, Polsek hajaran hingga ke Polres Bintan,” pintanya.
BACA JUGA: Kunjungi Moro, Kapolres Karimun Dengar Curhatan Warga dan Salurkan Bantuan
AKBP Riky Iswoyo menambahkan,
selain telah mengandeng instansi terkait, Polres Bintan juga mengajak agar masyarakat dapat membantu peran Polri dalam menjaga kamtibmas.
“Simulai dari menjadi polisi pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan sehingga kenyamaman terwujud dan terjaga,” tutupnya.



