Karimun – Untuk mewujudkan visi yaitu mewujudkan Kabupaten Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berkeadilan yang berlandaskan iman dan taqwa.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pemerataan pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama pada tahun 2024.

Penegasan itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karimun tahun 2023 di Gedung Nilam Sari, Senin (27/2).

Dalam musrenbang ini juga disejalankan dengan penandatanganan MoU antara Bupati dengan BPJS Ketenagakerjaan tentang perlindungan bagi para nelayan di Kabupaten Karimun.

Baca Juga: Buka Turnamen Domino KMG, Bupati Karimun: Pesertanya Sangat Ramai

Pada kesempatan tersebut, Bupati Rafiq membeberkan sejumlah rencana pembangunan yang menjadi skala prioritas seperti pembangunan dan peningkatan jalan di Kecamatan Belat, Ungar dan Durai.

Kemudian, rencana merevitalisasi kawasan kota tua di Kecamatan Meral dan Kundur untuk menyusul Kecamatan Karimun yang sudah lebih dulu segera dibangun pada tahun 2022 ini.

“Kita akan fokus bangun jalan di Kecamatan Belat, Ungar dan Durai. Kecamatan lainnya juga ada sebagian, lalu penataan kota tua di Meral dan Kundur seperti yang akan dibangun di Karimun,” katanya.

Rafiq menyampaikan tentang pembangunan dua Kantor Camat baru yakni Selat Gelam dan Sugi Besar, serta membangun enam Kantor Kelurahan.

Kemudian, Bupati Rafiq memastikan program unggulan seperti pelatihan tenaga kerja dan pelatihan bagi UMKM, masyarakat akan kembali dilanjutkan.

“Pelatihan tenaga kerja dan UMKM akan terus berlanjut karena menjadi prioritas dan disambut antusias tinggi masyarakat, sudah ribuan orang kita latih skillnya dan sudah ada yang bekerja dj perusahan. Termasuk bagi UMKM sudah banyak dilatih dan diterbitkan izinnya,” katanya.

Baca Juga: Curi Cincin Emas, Wanita di Karimun Ditangkap Polisi di Hotel

Rafiq mengaku bersyukur sejumlah pembangunan dan program berjalan dengan baik sejauh ini sehingga mampu mendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi Karimun pasca pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Karimun yang semula minus saat pandemi kini naik jadi diatas 4,5 persen dan statistik ekonomi lainnya sangat baik. Kita akan terus berupaya meningkatkannya sejalan dengan pembangunan dan program yang kita jalankan untuk masyarakat,” tuturnya.

Rafiq mengajak seluruh masyarakat Karimun untuk selalu bergandengan tangan dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kabupaten Karimun.

“Pemda tidak bisa berjalan sendirian tanpa adanya doa dan dukungan masyarakat. Saya mengajak masyarakat untuk terus kompak, optimis membangun Kabupaten Karimun lebih baik lagi kedepannya agar semangat ‘Karimun Pulih, Ekonomi Bangkit’ bisa terwujud,” pintanya mengakhiri.